0

Kabut di fajar

Posted by Heru Ziswa on 8/26/2012 08:34:00 AM

Udara pagi yang menusuk hingga ketulangku. Membangunkanku yang tengah terlelap didalam gemerlapnya mata ini. Kicauan burung yang membuat lengkap suasana dikala pagi ini. Terasa enggan untuk beranjak dari tempat pembaringanku. Perlahan ku buka mata ini dengan terpaksa.




Beranjak aku berdiri menuju jendela kamar. Ku buka dan ku dapatkan pemandangan yang membuat mataku tersibak. Ternyata kabut putih…

Tak ingin aku lewati begitu saja suasana kabut ini. Ku pejamkan mataku untuk beberapa detik & ku hirup udara yang segar ini. Terus, terus & terus ku hirup. Kembali ku buka mata ini & aku pandangi lagi kabut ini.

Sungguh merangsang kulit kabut yang indah ini. Memandang langit yang tiada terawang oleh langit biru. Mendung dugaanku. Mungkin sesosok hujan akan datang di pagi ini. Benar dugaanku? Ingin kusapa & memandangi kabut ini disampingku. 

Detik jam pun terus berjalan seraya kabut pun mengikutinya. itu salah. Bias matahari memancarkan sinarnya. Bukan sesosok hujan yang akan datang. Tetap mataku memandangi kabut itu sampai tak tampak lagi. Sayang tidak bisa dijabah oleh kedua tanganku tetapi tetap aku menikmatinya. Kutorehkan kepalaku kesamping. Tersentak & ternyata salah. Aku tersenyum dengan mneggelengkan kepala. Ternyata aku menikmtinya hanya bersama bayanganku. 

Hanya kahayal yang tak terwujud didalam gemerlap angan yang panjang. 




0 Comments

Posting Komentar

Copyright © 2009 Mihrab of Ziswa All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.