3

Kota Idaman (Curup)

Posted by Heru Ziswa on 12/19/2012 10:02:00 AM

Asslamu'alaikum....

Kali ini aku akan memberikan foto-foto keadan sekitar daerah Kota Curup, Rejang Lebong. Ya meskipun tidak secara mendetail, tapi aku rasa sih lumayan cukup kalo untuk sekedar mengetahuhui keadaan sekitar Kota Curup.





Nah ini adalah peta Kecamatan Kota Curup, Rejang Lebong. Sekarang Kota Curup sudah dibagi menjadi beberapa Kecamatan. Seperti Curup Timur, Curup Tengah, Curup Utara, Curup Selatan dll.



Nah ini dia keadaan foto Kota Curup sekitar tahun 1945, tepatnya didepan Kodim (Tebing Benteng). Fotonya sangat klasik heheheeee.... tapi KEREN :)



Ehmmm kalo ini adalah Tugu Relief Pahlawan. Poto ini diambil sekitar tahun 1990an. Keliatan sepi, yaaa maklumlah dahulu masih minimnya kendaraan bermotor, jadi keliatan lengang jalannya...



Ini dia foto keadaan Tugu Relief Pahlawan yang sekarang ini. Bukan Tugu Relief Pahlawan saja yang ada di pertigaan ini, sekarang sudah ditambah dengan Relief Bungei Kibut *Kata orang Rejang* (Bunga Bangkai)


Ini adalah Bundaran, tepatnya menjadi tempat pusatnya Kota Curup.


Ini kawasan 21 (Dwi Tunggal) :)

Ini pertigaan jalan Kartini.


Pertigaan jalan Merdeka.





Suasana menjelang sore di Kodim, Tebing Benteng


Ini Lapangan Setia Negara. Kalo diliat dari atas kayak gini, tampak gambar bunga Raflessia tepatnya di kawasan tiang bendera, didepan panggung utama.


Kalo ini kawasan Air Sengak, Iskandar Ong & Talang rimbo.



Ini kawasan daerah Sukowati.


Ini juga kawasan daerah Sukowati, tepatnya didepan Masjid Agung Kota Curup.




Ini kawasan daerah Batu Galing


Ini kawasan Perumnas.



Nah ini dia kawasan objek wisata yang ada di Kota Curup, Suban Air Panas.



Nah ini kolam pemandian Suban air panas, tapi ini bukan air panas. nah kalo kolam air panasnya ada dibagian kiri atas, tapi maaf potonya gak aku tag disini :)






Nah kalo ini lebih asyik deh kayaknya, lagian kolamnya langsung berbaur denngan alam. segerrrrrrrrr.... :D




Nah ini adalah kawasan Gunung Kaba. foto ini diabadikan sekitar tahun 1921.

Dan ini keadaannya sekarang, setelah meletus, menjadi kawah mati.....



 
 Kawasan Objek wisata, Danau Mas



Ragam daerah, ragam juga tulisannya. Ini adalah huruf KA GA NGA Rejang Lebong



Dan inilah masakan khas kota Curup, Rejang Lebong yakni Lema yang masaknya dicampur dengan ikan mas dengan lalapannya jengkol muda, tapi aku gak suka dengan yang namanya jengkol, pete & kabau, so makan lemanya saja :D :D . Nah lema ini dibuat dari tunasan bambu yang muda, kemudian dipermentasi sekitar 3/4 hari. nah kemudian jadilah lema.

Nah cukup sekian & terimakasih :)


Wassalam...





6

Pergi untuk Kembali

Posted by Heru Ziswa on 12/08/2012 05:20:00 AM
 Assalamu'alaikum...

Sayup angin kala disubuh turut menyadarkanku dari kenyamanan menata mimpi. Mimpi yang kutata tanpa kesadaran yang mutlak. Tak bisa kuraba, tak bisa kugenggam. Ku bersujud mempertanyakan mimpi apakah ini ya Robb? Tak terpikirkan olehku ini bakal terjadi. Semoga tidak….

Sabtu akhir pekan yang kutunggu dengan senyuman yang manis, tapi tak sedemikian rupa halnya. Perasaan takut terus mengelabuhiku, bermain didalam otakku. Bersikap tenang, tanpa ada rasa bersalah sedikitpun. Engkau si jilbab biru. 

Waktu itu engkau lewat didepan halamanku dikala hujan melintasi tapak jalanmu. Ayo bergegaslah kemari, sembari menunggu redanya. Berbincang tentang masa lalu, memori yang indah tapi sakit. Engkau berkata “itulah perjalan hidup, tatkala kita harus tegar menghadapinya”. Kusodorkan secangkir teh botol yang menjadi minuman favoritku, itu karena engkau. Dan lagi terucap kata-kata yang tak biasa engkau lontarkan, membuatku takut.


1 Desember 2012
Hari dimana kubertemu denganmu, itulah waktu yang tepat untuk bercengkrama, berbagi canda & tawa dikediamanmu. Engkau membuat manisan pepaya muda dengan bergam warna & bentuk. Menarik mata untuk menggenggamnya. Rasa untuk dirasa, betapa manisnya manisan ini. Saraya ku melahap manisan itu, sembari juga engkau bercerita tentang pepaya & manisan. Engkau tunjukkan kiat untuk membuatnya kepadaku, ada angin apa ini? Tak terpikirkan olehku ini bakal terjadi. Semoga tidak….

Hari itu mentari mulai condong ketengah khatulistiwa. Gerah memang. Berpindah haluan sejenak untuk mencari kesejukkan. Semua berkumpul jadi satu, satu dalam ikatan yang InsyaAllah tidak akan pernah putus bercerai belai. Memandang langit nan biru dibawah rindangnya pohon jambu air. Kesejukkan angin memukul pori-pori kulitku, segar. Merah merona warna jambu itu, tak jauh beda dengan pipimu dikala melahap sepiring rujak. Rujak, rujak & rujak, kuliner yang tak begitu buruk untuk dilupakan di memori ini.

Entah ada angin apa lagi ini, cukup mengejutkanku. Tak hayal ini bakal terjadi. Semua yang tersisa hanya puing-puing waktu yang lampau. Tak bisa untuk diputar kembali. Ku mencoba untuk tidak meratap ketika berada disampingmu. Pada kenyataannya aku lemah & tak bisa. Aku tak cukup kuat. Sekarang engkau pergi untuk kembali selamanya. 

Allahummaghfirlaha warhamha wa'afiha wa'fu 'anha.... Amin...
May Allah bless you. We always love you bibi….

Wassalam...




Copyright © 2009 Mihrab of Ziswa All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.