2

Kilas Dibalik Kehidupan Dunia

Posted by Heru Ziswa on 3/06/2012 11:32:00 PM

Cinta kita kepada Allah mampu menyejukkan hati ketika mengarungi samudra kehidupan. Terkadang badai dan ombak datang menghempas membuat kita terhenyak, terkejut, kaget, marah dan kecewa. Terjadi dengan tiba-tiba dan kita bertanya, "Ya Allah, mengapa semua ini harus terjadi?" Kemudian dengan cinta kita kepadaNya menyejukkan hati kita yang perih, penuh luka dan air mata. Hari berganti hari pun terus berjalan. Suasana qolbu yang semakin menipips dan semakin terkikis.

Malam dingin udara terasa menusuk. Air mata menetes, mengalir begitu saja. Mengingat kematian bisa hadir kapan saja. Bahkan bila Allah menakdirkan detik ini kita meninggal dunia, maka detik inipun kita meninggal dan kita tidak dapat menolaknya. Kita tidak bisa berbuat apapun, sekalipun kita berlari keujung dunia, kematian tetap menjemput kita. Rumah tiba-tiba penuh dengan tangisan. Orang tua kita menangis. Pasangan hidup kita menangis.Teman dekat, kerabat, tetangga, mereka semua menangis. Kita hanya bisa membisu, jasad kita dimandikan, dikafani, kemudian disholatkan. Selesai sholat, tubuh kita dimasukkan keranda. Diangkat dan digotong keliang lahat. Diringi isak tangis orang-orang yang kita kasihi.

Tubuh kita diturunkan diliang lahat seukuran tubuh kita. Dimiringkan ke arah kiblat. Ditutup dengan papan. Tinggallah diri kita dalam kegelapan, sendirian dan kesepian. Tiada seorangpun yang mau menemani diri kita. Bahkan orang paling mencintai kita sekalipun pergi meninggalkan kita. Hanyalah amal kebaikan kita selama hidup didunia yang menemani kita. Amal kebaikan itulah yang menjadi bekal kita. 

"Apabila nafas seseorang telah mendesak sampai dikerongkongan dan dikatakan kepadaNya. 'Siapakah yang dapat menyembuhkanmu?' dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan dengan dunia telah tiba dan tautan betis kiri dan betis kanan. Kepada Tuhanmu-lah pada hari itu kamu dihalau."(QS. al-Qiyamaah : 26-30).

Ketika Cinta melanda qolbu dan Ajal menjemput, sudah siapkah kita??


2 Comments


menarik sekali kak :')
semoga kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang siap ketika ajal menjemput.


Terimakasih putri ^^
Amien ya Robb... Allah selalu ada buat kita...

Posting Komentar

Copyright © 2009 Mihrab of Ziswa All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.